RAPAT EKSTERNAL HIMABIO 2018: MENUJU TAK TERBATAS DAN TAK TERGANTIKAN

Pada sabtu pagi, kalender menunjukkan tanggal 3 Maret 2018, yang seharusnya menjadi weekend bagi kebanyakan orang, kumpulan mahasiswa malah sibuk memenuhi salah satu ruang kuliah di FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Para mahasiswa sudah berjibaku menata kursi-kursi kuliah. Tidak lupa pula, proyektor sudah menyala di ruang itu seakan-akan ingin mengalahkan matahari yang masih malu-malu rupanya. Ada angin apa?

Rupanya, Para mahasiswa yang berperan sebagai pengurus HIMABIO ini bersiap-siap mengadakan Rapat Eksternal Himabio 2018.  Rapat Eksternal ini membahas tentang arahan kerja serta program kerja dari tiap-tiap pengurus HIMABIO. Apakah hanya pengurus saja? Tentu tidak. Pada Rapat eksternal kali ini juga membahas program kerja BSO (Seperti ARWANA dan BSG) dan KS (seperti Odonata dan Herbiforus).

Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus HIMABIO, kakak-kakak dari MPO atau Majelis Pertimbangan Organisasi, serta pengurus dari BSO dan KS. Matahari sudah tidak malu-malu lagi. Seiring pagi ruangan rapat itu semakin terisi oleh seluruh mahasiswa yang menghadiri Rapat Eksternal itu. Jam belum menunjukkan pukul 9, namun Rapat Eksternal sudah dimulai.

Acara dibuka dengan pembacaan doa terlebih dahulu agar Rapat Eksternal kali memenuhi ekspektasi, tidak lupa pula sambutan dari Ketua HIMABIO 2018. Dan tidak perlu waktu lama, sudah masuk kedalam inti acara. Masing-masing pengurus HIMABIO mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan arahan kerja dan program kerjanya sepanjang kepengurusan HIMABIO 2018. Beberapa pertanyaan dan juga nasihat mengenai kepengurusan HIMABIO meluncur dari para kakak MPO. Setelah semua pengurus HIMABIO telah mempresentasikan “bahasannya” masing-masing, kini giliran BSO dan KS yang tunjuk aksi.

Tidak terasa, matahari yang mulanya tadi malu-malu, naik eksistensinya hingga diatas kepala, lalu perlahan kembali lelah, dan kini matahari ingin kembali pulang ke peraduannya. Melihat gurat oranye yang menandakan waktu sore, menandai berakhirnya Rapat Eksternal HIMABIO hari itu.

Melelahkan? Mungkin saja. Tapi bila memang melelahkan, lalu mengapa?

Toh, ini merupakan bagian dari amanah.

Toh, ini merupakan awal dari sebuah pelayaran panjang. Suatu kapal tanpa persiapan dan rencana yang matang tidak akan bisa bertemu ke samudera sebagai tempat peraduan, bukan?  Jadi, hari itu menjadi saksi bagi semua bahwa layar telah ditegakkan dengan sebuah rencana yang sangat matang. Bila semua telah sempurna, seberapa kuat sih, terpaan selama perjalanan nanti?

 

Toh, semua lelah ini akan terbayarkan nantinya – semoga saja

Print Friendly, PDF & Email

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 9 =


+ 49 = 52