BIOSCEX 2018: Jayalah Peneliti Indonesia!

Kelompok Studi Odonata berkesempatan hadir di acara luar biasa yang diselenggarakan oleh teman-teman UIN Sunan Kalijaga. Di hari pertama tanggal 28 April 2018, semua divisi dari kupu, capung, burung serta pengamatan kualitas air melakukan penyusuran di kawasan kali Boyong, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya dari yogyakarta. Dari UNAIR, UNNES, UNDIP, UNS dan masih banyak lagiteman-teman yang lainnya.

“Taking pictures is savoring life intensely, every hundredth of a second.”
― Marc Riboud

Kelompok pengamat capung dibagi menjadi 2 jalur, jalur naik dan turun. KSO mendapat jalur naik, pengamatan mulai dilakukan, bersama teman-teman dari kelompok studi lainnya. Sebanyak 7 orang pengamat dikerahkan untuk mendata spesies apa saja yang terdapat di kawasan sungai Boyong. Karakteristik sungai boyong adalah sungai dangkal dengan batu-batu besar di sisi sebelah kanan dan kirinya.

Jenis yang banyak dijumpai adalah Heliocypha fenestrata. Capung ini merupakan capung endemik jawa dari family Chlorocyphidae. Capung jenis ini dijumpai sedang bertengger pada batu dan ujung-ujung bambu yang kering. Selain itu, dijumpai pula capung jenis Neurothemis terminata yang setia menemani perjalanan kami. Lebih dari 10 individu jantan yang tercatat pada sepanjang track yang telah ditentukan.

Capung yang terakhir dijumpai adalah Copera marginipes yang sedang mating atau tandem atau kawin. List total capung yang dijumpai pada jalur naik sungai Boyong adalah 8 jenis capung: Neurothemis terminata, Heliocypha fenestrata, Orthetrum testaceum, Orthetrum sabina, Potamarcha congener, Euphaea variegata, Libellago lineata, Copera marginipes.

Bioscex hari ke dua dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pemateri yang luar biasa. BKSDA, Capung, Burung, Air, dan Pohon. Kegiatan penelitian tidak menjadi penelitian apabila yang mengetahui hasilnya adalah si peneliti dan dosen pembimbingnya, itulah pentingnya publikasi. Mari kita bersemangat untuk hal-hal yang bermanfaat.

“The picture is good or not from the moment it was caught in the camera” – Henri Cartier Bresson

Salam Lestari! Salam Konservasi!

Print Friendly, PDF & Email

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 8 =


3 + 4 =